Klasifikasi Printer Mikro
Apr 16, 2019
Tinggalkan pesan
Menurut prinsip pencetakan: tipe pin (dibagi menjadi tipe roda karakter, tipe shuttle tipe dot matrix, tipe 9-pin dot matrix, tipe 24-pin dot matrix), tipe termal (dibagi menjadi tipe kolom tipe termal, tipe garis panas) Sensitif), inkjet, transfer panas, laser (kurang dari dua jenis pencetakan terakhir).
Menurut aplikasi: Karena printer mikro banyak digunakan di berbagai industri, printer ini dibagi menjadi ECR (Efficient Consumer Response) di industri ritel keuangan, POS, mesin tiket di industri transportasi, dan mesin antrian di industri jasa.
Menurut metode komunikasi: komunikasi kabel (port serial, port paralel, USB atau port jaringan), komunikasi nirkabel (menggunakan teknologi IrDA dan Bluetooth).
Menurut mobilitas: mesin desktop dan genggam (portabel), desktop pada umumnya ditenagai oleh AC, lebih cepat; sementara handheld menggunakan voltase lebih rendah dan kecepatan lebih lambat.
Menurut poin catu daya: catu daya AC langsung, adaptor eksternal, baterai (baterai lithium dan baterai biasa).
Menurut lebar kertas: Printer mikro menggunakan kertas terus menerus seperti gulungan kertas atau kertas sproket. Lebar kertas dapat diterapkan ke 44mm, 58mm, 76 ~ 80mm, dan 100mm atau lebih.
Menurut tempat produksi: dalam negeri dan impor (sebagian besar juga dalam produksi dalam negeri).
Menurut struktur: seluruh jenis mesin, jenis gerakan, pengontrol gerakan tipe terpisah. Gerakan ini cocok untuk digunakan dengan sistem terintegrasi lainnya, seperti produk swalayan seperti ATM dan KOISK.
Menurut kecepatan: printer termal umumnya kecepatan rendah di bawah 100mm / s, kecepatan sedang dalam 100 ~ 200mm / s, kecepatan tinggi di atas 200mm / s, lebih cocok untuk produk industri. Printer jarum umumnya memiliki frekuensi pinning 1000 hingga 1200 Hz, dan produk kecepatan tinggi dapat mencapai 1500 Hz atau lebih.
Kirim permintaan
